Kisah perjuangan seorang ilmuan Marie Curie

           Marie Curie adalah seorang ilmuan yang meneliti tentang radioakitif. Dia merupakan seseorang imuan yang sangat disegani. Pada penelitiannya dia menemukan zat uranium yang terdapat pada bahan radioaktif. Mendengar nama uranium dan radioaktif tentu kita akan berfikir tentang nuklir. Ya memang ini dekat kaitannya dengan nuklir. Sebelum kita melangkah lebih jauh ada baiknya kita untuk mengetahui sedikit biografi dari Marie Curie.
Marie sklodowska Curlie terlahir di Warsaw, Polandia pada tanggal 7 november 1867. Curlie adalah nama seseorang yang dipandang hormat di Prancis, atau mungkin untuk di Indonesia bisa kita katakan seseorang yang berdarah biru.
Marie curie mengawali hidupnya dengan bersekolah di sekolah tinggi Warsaw, tetapi sebelum itu dia juga belajar dari ayahnya sedikit tentang pengetahuan dan penelitian. Setelah itu Marie curie pinda ke pusat kota Prancis yaitu Paris dimana ia belajar ilmu fisika di Sorbonne.
Setelah dia bersekolah dia mendapatkan gelarnya pada tahun 1893. Kemudian pada suatu investigasi yang dilakukan oleh A.H. Becquerel, tetang radiokatif dari bahan uranium, karena kegeniusannya Marie Curie memberikan komentarnya dari hasil penelitian yang dilakukannya, dan akhirnya penemuan dari polonium dan radium telah diumumkan.
Dia tidak bekerja sendiri dalam penelitiannya karena dia juga dibantu oleh suaminya Pierre Curie yang merupakan seorang ahli dibidang kimia. Dia menikah pada tahun 1895. Mereka berdua menghabiskan waktu lebih dari empat tahun untuk meneliti uranium murni. Begitulah kisah singkat seorang Marie Curie yang berkat usahanya itu dia mendapatkan banyak penghargaan. Bersama suaminya dia telah mendapatkan the nobel prize for phisics, nobel prize for chemistry, dan juga telah dihadiakan oleh presiden Amerika Herbert Hoover sebesar  $50.000. Semoga di waktu kedepan akan ada penemuan penemuan baru yang akan ditemukan oleh seseorang sosok yang hebat seperti Marie Curie.
Previous
Next Post »