ujian nasional di jepang

Tahukah kamu bahwa tidak hanya di negara Indonesia saja diberlakukannya ujian nasional tetapi hal ini ternyata juga terjadi di negeri sakura yaitu tidak lain adalah Jepang. Sama seperti di indonesia Ujian Nasional sangat ditakuti oleh para pelajar begitu pula di jepang dan karena itulah orang jepang menyebutnya juken jigoku atau examination hell, ujian neraka. Cara ujiannya sama soalnya juga tidak lain adalah soal essay dan pilihan ganda sama seperti di Indonesia juga. Di Jepang mereka telah melaksanakan ujian neraka tersebut ketika ingin masuk TK atau taman kanak kanak hanya saja mungkin tesnya merupakan tes tes yang ringan. Tentulah hal ini sangat mengherankan mengapa anak anak yang masih belum saatnya untuk belajar diharuskan untuk ikut ujian. Dan mungkin pendapat tentang anak TK belum saatnya belajar itu salah karena buktinya orang Jepang rata rata memiliki kecerdasan yang mengagumkan dibanding orang Indonesia. Dan selain itu ada yang menarik dari cara belajar di Jepang. Untuk membuat murid muridnya semangat belajar maka pelajar yang bagus ketika di taman kanak kanak atau TK akan mendapatkan kesempatan untuk lulus yang lebih besar ketika ikut tes ke SD yang favorite dan begitu juga untuk memilih ke tingkat selanjutnya. Beginilah orang jepang bahkan pada saat TK mereka sudah harus mulai belajar sungguh sugguh agar dapat masuk ke sekolah yang favotire setelah tamat nanti. Jadi sebenarnya ujian nasional itu tidak hanya di Indonesia saja, Di indonesia ujian hanya dimulai ketika tingkat SD sedangkan Jepang pada TK, begitulah perbandingannya. Dan mengapa di Indonesia ujian nasional tidak berjalan dengan baik, mungkin karena banyak kecurangan kecurangan yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia dan juga karena mutu pendidikan yang berbeda pada setiap wilayah di Indonesia, terlebih lagi wilayah wilayah yang sulit untuk dijangkau, sehingga sistem ini dinilai tidak efektif unuk Indonesia. Dan saya lebih setuju jika ujian nasional ditiadakan daripada bukannya hasil baik yang didapatkan malahan hanya kecurangan kecurangan yang akan terjadi, dan tentunya hal ini telah mengajarkan siswa untuk berbuat curang ketika ujian.......
Tetapi jika sistem kita telah memadai, fasilitas guru yang baik terpelajar dan berpengalaman, buku buku dengan kurikulum yang telah standar, dan langkah pengiriman guru guru profesional di setiap wilayah sebagai pemerataan mutu pendidikan telah dilakukan dengan baik, maka mungkin suatu saat nanti kita dapat melaksanakan ujian nasional yang bersih tanpa kecurangan yang akan memicu semangat belajar untuk pelajar Indonesia seperti halnya di Jepang ...
Previous
Next Post »